Rabu, 28 Maret 2012

قصة الخليفة والقضاء




طلب أحد الخلفاء من رجاله أن يحضروا له الفقيه إياس بن معاوية، فلما حضر الفقيه قال له الخليفة: إني أريد منك أن تتولى منصب القضاء. فرفض الفقيه هذا المنصب، وقال: إني لا أصلح للقضاء. وكان هذا الجواب مفاجأة للخليفة، فقال له غاضبا: أنت غير صادق. فرد الفقيه على الفور: إذن فقد حكمت علي بأني لا أصلح. فسأله الخليفة: كيف ذلك؟فأجاب الفقيه: لأني لوكنت كاذبا- كما تقول- فأنا لا أصلح للقضاء، وإن كنت صادقا فقد أخبرتك أني لا أصلح للقضاء
Kisah soerang  kholifah dan seorang qoodhi
Salah seorang Kholifah meminta salah satu pengawalnya untuk menghadirkan baginya seorang fakih (dalam masalah agama) namanya Iyaas bin Mu'aawidyah,  maka ketika si Faqih tersebut hadir kholifah langsung berkata kepadanya:
Sesungguhnya saya menginginkanmu menduduki jabatan qhodi.
Maka si Faqih menolak kedudukan tersebut, dan bertakata:
sesungguhnay saya tidak cocok untuk jabatan qodhi.  Dan jawaban si Faqih ini secara tiba-tiba sampai kepada kholifah.
Maka kholifah berkata kepada Faqih dalam keadaan marah: kamu tidaklah jujur.
Maka tiba-tiba si Faqih menjawab: kalau begitu kamu telah menghukumi saya bahwa saya tidaklah cocok untu hal qodho.
maka kholifah menanyainya: bagaiman bisa begitu??
Maka Si Faqih menjawab:  dikarenakan jika seandainya saya berdusta sebagaimana yang kamu katakan , maka saya tidaklah cocok untuk jabatan qadho, dan jika saya jujur, maka sungguh  saya telah mengabarkan kepadamu bahwasanya saya tidak cocok untuk jabatan Qodha (pengambil keputusan).





Tidak ada komentar:

Posting Komentar